Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match terhadap kemampuan komunikasi matematis pada materi konsep pecahan dasar peserta didik kelas II sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimen jenis Nonequivalent Control Group. Subjek penelitian berjumlah 44 peserta didik kelas II SD Islam Al-Raudlatul Amien “Full Day Education” Gresik yang terbagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan komunikasi matematis yang diberikan melalui pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan kemampuan peserta didik sebelum dan sesudah perlakuan secara objektif dan terstruktur. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, analisis N-Gain Score, dan uji Independent Sample T-Test dengan bantuan program SPSS 24 untuk memastikan keakuratan hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match memberikan peningkatan yang lebih signifikan dibandingkan pembelajaran konvensional dalam mengembangkan kemampuan peserta didik mengungkapkan ide matematika secara lisan maupun tertulis. Hasil uji Independent Sample T-Test menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 (< 0,05) yang berarti terdapat perbedaan peningkatan kemampuan komunikasi matematis yang signifikan antara kedua kelompok. Selain itu, rata-rata N-Gain Score kelompok eksperimen sebesar 0,7689 termasuk kategori efektif, sedangkan kelompok kontrol sebesar 0,2554 termasuk kategori rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa model Make A Match efektif dan layak diterapkan dalam pembelajaran matematika untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis pada materi konsep pecahan dasar peserta didik kelas II sekolah dasar.
Copyrights © 2026