Resiko perilaku kekerasan salah satu tanda dan gejala gangguan jiwa yang sering ditemukan pada klien zkizofrenia. Resiko perilaku kekerasan jika tidak segara ditangani akan menimbulkan dampak yang dapat merugikan baik secara fisik maupun psikologis. Tujuan penulisan studi kasus ini adalah untuk menerapkan senam aerobic low impact pada pasien dengan masalah keperawatan resiko perilaku kekerasan di Ruangan Srikaya Rumah Sakit Umum Daerah Madani Palu. Metode penerapan yang digunakan adalah studi kasus dilakukan pada klien skizofrenia paranoid dengan masalah keperawatan resiko perilaku kekerasan. Penelitian ini dilakukan di Ruangan Srikaya Rumah Sakit Jiwa Daerah Madani Palu bulan agustus 2024. Metodi pengumpulan data menggunakan lembar pengkajian keperawatan jiwa dengan melakukan wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan data rekam medis. Data yang terkumpul kemudian dianalisa dan disajikan dalam bentuk naratif. Hasil penelitian setelah dilakukan penerapan senam aerobic low impact pada klien dengan resiko perilaku kekerasan antara perawat dengan klien selama 3 kali dalam 1 minggu pada klien resiko perilaku kekerasan di Ruangan Srikaya Rumah Sakit Jiwa Daerah Madani Palu menujukan bahwa pemeberian senam aerobict low impact dapat mengontrol resiko perilaku kekerasan serta mampu mengontrol emosinya dan mampu bersikap social dengan baik. Simpulan dari penerapan terapi ini didapatkan hasil bahwa klien mampu mengontrol resiko perilaku kekerasan. Disarankan untuk tenaga kesehatan dapat menambah jadwal kegiatan harian seperti senam aerobic low impact di Ruangan Srikaya untuk mempermudah proses penyembuhan klien.
Copyrights © 2026