Pesantren Ahsanu’amala memiliki peran strategis dalam membentuk sumber daya manusia yang kompeten dan siap menghadapi dinamika zaman, khususnya di tengah transisi Revolusi Industri 4.0 menuju Era Society 5.0. Selain penguatan pembelajaran keagamaan dan akademik, peningkatan soft skills seperti komunikasi, kerja sama tim, kepemimpinan, dan kemampuan adaptasi terhadap teknologi juga diperlukan. Pemanfaatan AI dalam proses pembelajaran dan pembinaan di pesantren dapat memberikan nilai tambah, seperti platform pembelajaran mandiri, simulasi praktik keterampilan sosial, dan umpan balik real-time terkait perkembangan santri. Pembinaan soft skills dilakukan melalui berbagai aktivitas seperti kajian kelompok, pengelolaan unit usaha pesantren, dan program kemasyarakatan, yang bertujuan untuk mengembangkan karakter dan kemampuan interpersonal santri. Penelitian dan kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan santri Pesantren Ahsanu’amala dalam menghadapi tantangan zaman, serta merancang model intervensi pembinaan soft skills dan pemanfaatan teknologi AI yang sesuai dengan nilai-nilai pendidikan pesantren. Hasil observasi dan evaluasi menunjukkan bahwa pendekatan integratif ini berpotensi meningkatkan kompetensi holistik santri, sehingga mereka tidak hanya memiliki pemahaman yang kuat tentang ilmu agama dan akademik, tetapi juga kemampuan profesional dan sosial yang siap bersaing di tingkat lokal maupun nasional.
Copyrights © 2026