Remaja adalah generasi penerus dikemudian hari. Bagaimana kondisi remaja yang ada bisa menggambarkan bagaimana gambaran masa depan bangsa maupun negara kedepannya. Semakin baik akhlaknya, budi perketinya, agama dan spiritualistasnya maka semakin cerah pula gambaran masa depan suatu bangsa. Akhlak menjadi pondasi dalam berperilaku. Semakin baik akhlaknya tentu perilakunya juga akan semakin baik begitu juga sebaliknya. Ketika seseorang memiliki akhlak takwa tentu ia akan senantiasa mengingat ajaran agamanya dalam berperilaku. Akhlak juga tidak bisa terbentuk dengan sendirinya melainkan ada proses pembentukan baik melalui pendidikan maupun secara informal. Pada kesempatan tugas tri dharama dosen melakukan kegiatan pengabdian masyrakat dengan judul “penyuluhan mengambil hikmah idul adha dengan meneladani akhlak islam rasional nabi ibrahim as dan penerapannya di masa kini pada remaja remaja musala baiturrahim sidoarjo”.Kegiatan pendampingan masyarakat ini bertujuan untuk membantu berkontribusi untuk setidaknya untuk bisa mengatasi hal tersebut. Hasil dari kegiatan pendampingan masyarakat ini menunjukkan bahwa peserta dikegiatan penyuluhan menikmati kegiatan bahkan mereka mencoba untuk mengubah perilaku – perilaku mereka meskipun tidak semuanya untuk mencontoh salah satu dari perilaku yang diajarkan Nabi Ibrahim as. Bahkan dalam angket peserta juga menyampaikan saran dan masukkan bahwa mereka ingin diadakan kegiatan- kegiatan seperti ini selanjutkan agar mereka bisa menjadi generasi muda yang Islami.
Copyrights © 2026