Pra lanjut usia (45–59 tahun) dan lanjut usia (60–69 tahun) memiliki risiko tinggi terhadap masalah kesehatan. Salah satu masalah kesehatan yang dialami lansia dan pra lansia adalah penyakit hipertensi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara konsumsi minuman kafein dengan tekanan darah pra lansia. Penelitian menggunakan metode observasional analitik pendekatan cross sectional. Besar sampel sebanyak 37 orang pra lansia sehat dengan menggunakan simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan Semi-Quantitatif Food Frequency Questionnaire (SQ FFQ). Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji korelasi Rank Spearman. Mayoritas responden memiliki konsumsi minuman kafein cukup. Adapun rata-rata konsumsi minuman kafein yaitu 183 mg/hari. Hasil analisis data menunjukkan terdapat hubungan antara konsumsi minuman kafein (p<0,05) dengan tekanan darah pra lansia di posbindu UPT Puskesmas Dabo Lama.
Copyrights © 2026