Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis alur distribusi, persentase wilayah pemasaran, margin pemasaran, serta efisiensi distribusi ikan cakalang (Katsuwonus pelamis) di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi dari 74 responden yang terdiri dari nelayan, pengepul, pedagang besar, dan pengecer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga jalur utama distribusi ikan, dengan pengepul memperoleh margin pemasaran tertinggi sebesar Rp 8.500 per kilogram. Persentase distribusi wilayah terbesar terjadi di Kecamatan Paguyaman (26,7%) dan Gentuma (22,03%) untuk wilayah lokal, serta Bitung (52,38%) dan Manado (47,62%) untuk distribusi luar daerah. Efisiensi distribusi ditentukan oleh panjang jalur pemasaran, biaya operasional, dan fasilitas pendukung seperti alat pendingin dan transportasi. Distribusi yang lebih singkat memberikan dampak positif terhadap pendapatan nelayan dan kestabilan harga di pasar. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan distribusi secara optimal guna mendukung keberlanjutan usaha perikanan tangkap di wilayah pesisir.
Copyrights © 2025