Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi perilaku sosial anak di PAUD Ratu Bilqis Senen, Jakarta Pusat, yang belum berkembang optimal akibat kurangnya dukungan dan motivasi dari orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran komunikasi orang tua dalam mengembangkan perilaku sosial anak usia dini. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif jenis studi lapangan (field research) dengan melibatkan tiga orang tua siswa sebagai informan. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi orang tua yang hangat, responsif, dan suportif secara emosional berperan krusial dalam meningkatkan kemampuan anak untuk bersosialisasi, bekerja sama, serta berinteraksi dengan teman sebaya dan guru. Anak dengan pola komunikasi suportif menunjukkan perkembangan perilaku sosial yang jauh lebih baik dibandingkan anak dengan pola komunikasi otoriter atau minim interaksi. Temuan ini menegaskan bahwa kolaborasi komunikasi yang efektif antara orang tua dan sekolah menjadi kunci utama dalam membentuk fondasi perilaku sosial anak sejak usia dini.
Copyrights © 2026