Bullying masih menjadi permasalahan yang kerap terjadi di lingkungan sekolah dasar dan berdampak pada perkembangan sosial, emosional, serta psikologis peserta didik. Interaksi antarsiswa yang intens, perbedaan karakter, serta kemampuan pengendalian emosi yang belum matang membuat siswa rentan terlibat dalam perilaku bullying. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk perilaku bullying pada siswa kelas III serta menganalisis peran guru dalam pencegahan dan penanganannya pada konteks sekolah ramah anak. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi guru kelas III sebagai informan utama dan siswa sebagai informan pendukung. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan teknik. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bullying terjadi dalam bentuk fisik, verbal, dan psikologis. Guru berperan penting dalam pencegahan melalui penanaman nilai karakter dan pembiasaan sikap saling menghargai, serta dalam penanganan melalui pendekatan edukatif, pembinaan, dan kerja sama dengan orang tua. Peran guru yang konsisten mendukung terwujudnya lingkungan sekolah yang ramah anak. Disimpulkan bahwa peran guru yang konsisten dalam pencegahan dan penanganan bullying menjadi kunci terciptanya lingkungan sekolah dasar yang aman dan ramah anak.
Copyrights © 2026