Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis Proses Pembelajaran Ramah Anak dalam Penerapan Pembelajaran Daring Suharjuddin Suharjuddin; Faridatul ‘Ala Faridatul ‘Ala; Yulianti Yulianti
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 6 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.612023.2479

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis apakah selama pembelajaran daring yang dilakukan di Kota Bekasi dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip pembelajaran yang ramah anak serta kendala-kendala apa saja yang dihadapi siswa selama proses pembelajaran daring. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Proses pengumpulan data dilakukan selama 1 semeter penuh. Observasi l, wawancara dan tes menjadi instrument utama dalam penelitian ini. Sumber data terdiri dari sumber primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Triangulasi data menjadi komponen penting dalam penelitian ini. Teknik analisis data menggunakan interactive model (Data collection, data display, data reduction dan conclusion drawing). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa proses pembelajaran bahasa Indonesia khususnya dalam keterampilan membaca puisi belum sepenuhnya berbasis konsep ramah anak. beberapa kesulitan yang dihadapi oleh peserta didik diantaranya: kendala teknis mengenai pembelajaran daring, kurangnya keterampilan teknis dalam berbicara, kepercayaan diri yang rendah, penghayatan dan artikulasi yang rendah. Dalam upaya mengatasi kendala dan masalah tersebut perlu dilakukan upaya-upaya perbaikan. Adapun kendala Covid-19 menjadi sebuah tantangan baik bagi guru dan siswa untuk melakukan proses pembelajaran yang lebih interaktif. Temuan dalam penelitian ini yaitu terdapat 15% siswa tidak memiliki sarpras pendukung, baik itu HP maupun laptop. Sehingga untuk proses pembelajaran harus bergantung pada teman kelas dengan jarak rumah terdekat. Bahkan beberapa kali siswa tidak mengikuti kelas daring secara sinkronus karena masalah tersebut
Evaluasi Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Dalam Peningkatan Kompetensi Profesional Pendidik Yohamintin Yohamintin; Johar Permana; Diding Nurdin; Suharjuddin Suharjuddin; Ahmad Hafidh Alkaf; Yayah Huliatunisa
Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Continuing Professional Development Program has not received a good response. Elementary school teachers are still not optimal in carrying out research, self-development, creating innovative works, and scientific publications. This study evaluates the professional development program in terms of the principal's role in improving the professional competence of teachers; and to evaluate the process of continuous professional development in improving the professional competence of educators. This study uses a qualitative descriptive approach with a case study design. The subject of this research is the principal and the teacher who teaches at the school. The results showed: 1) that the majority of teachers did not have a structured plan; 2) Implementation of class action research is still low; 3) The development of innovation works to support learning is still low; 4) Implementation of self-development by attending scientific activities on a medium scale; 5) Implementation of scientific paper publications is still very low; 6) Policy support is needed to hold continuous professional development training programs on an ongoing basis; 7) the role of the principal is needed in supervising teacher performance and improving professional competence. In contrast to previous research, this research raises the problems faced by schools with the evaluation of the professional development program and shows the impact and also solutions that can be taken by schools in an effort to improve school quality.
Analisis Kesulitan Membaca Permulaan Pada Siswa Dasar Kota Bekasi Prisilia Putri; Suharjuddin Suharjuddin
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 6 No. 2 (2023): Mei - Agustus 2023
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.6.2.2023.2805

Abstract

This research was motivated by the learning difficulties experienced by class IA students at SDN Teluk Pucung VI Kota Bekasi in the initial reading material. This study is aimed to determine the ability of students for beginning reading and the types of difficulties faced by students in beginning reading. The method used in this research is a qualitative research with a case study approach. The data collection techniques used are field observation, indept interviews, and documentation. The model analysis and interpretation of data using interactive model proposed by Miles and Hubermen, namely: data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that 6 students were able to read the beginning but still had difficulty, and 1 student could not read the beginning. The types of difficulties experienced by students include (1) difficulty distinguishing similar letters, (3) not being able to understand sound symbols, (3) having a deficiency in visual memory, (4) having a lot of reading errors, and (5) not being able to read fluent reading. Based on these results, it can be concluded that the students of class SDN Teluk Pucung VI Kota Bekasi still have difficulty reading the beginning. Collaboration between teacher and parents are needed for the sake of the students in the future time
Pembentukan Karakter Melalui Pelatihan Pengolahan Ulang Barang Bekas di Panti Asuhan An-Nuur Yohamintin Yohamintin; Suharjuddin Suharjuddin; Fara Diba Catur Putri; Yayah Huliatunisa; Ahmad Hafidh Alkaf; Ella Yanova
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jabdimas.v8i2.9108

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini berfokus pada pengembangan karakter mandiri, kreativitas dan potensi diri anak-anak di Panti Asuhan An-Nuur, dimana karakter yang tangguh menjadi kebutuhan bagi anak bangsa. Program ini melibatkan 27 anak berusia 10-13 tahun dengan fokus pada pengolahan ulang barang bekas untuk lingkungan hidup. Metode yang digunakan adalah metode pemberian informasi dengan sosialisasi dan pelatihan praktik. Hasil pengabdian menunjukan bahwa kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran diri dan rasa percaya diri pada anak-anak panti. Mereka belajar untuk mengatasi rasa sedih, saling mendukung, dan memiliki motivasi yang lebih kuat untuk meraih cita-cita, yang ditunjukan dari hasil evaluasi kegiatan anak-anak sangat antusias (95%), kegiatan berjalan lancar (90%), memberikan manfaat bagi anak-anak (85%), dan direkomendasikan untuk dilakukan secara rutin (88%). Selain itu, program ini berhasil mengembangkan keterampilan kreativitas anak-anak dalam membuat pot tanaman dari barang bekas. Mereka menunjukkan kemampuan untuk bekerja sama dalam tim, berkomunikasi secara efektif, dan bertanggung jawab dalam merawat tanaman dengan memanfaatkan prodak reuse. Program ini memberikan dampak jangka panjang berupa peningkatan kesadaran lingkungan dan pelestarian alam. Meskipun terdapat beberapa tantangan seperti rendahnya kepercayaan diri pada awal kegiatan, secara keseluruhan program pengabdian ini berhasil mencapai tujuannya. Kegiatan ini memberikan pengalaman positif bagi anak-anak panti, membantu mereka membangun rasa percaya diri, mengembangkan kreativitas, dan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.
Efisiensi Kinerja Guru: Implementasi Model 3 Miles Stone Improvement Melalui Pelatihan Penguatan Kompetensi Guru SD Yohamintin Yohamintin; Suharjuddin Suharjuddin; Faridatul A’la; Dianita Widya Syaqina; Hasna Khalisahah Fadhilah; Ahmad Hafidh Alkaf
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jabdimas.v9i1.9971

Abstract

Peningkatan mutu pendidikan sangat erat kaitannya dengan kualitas kinerja guru sebagai ujung tombak dalam proses pembelajaran. Guru tidak hanya berperan sebagai penyampai materi, melainkan juga sebagai fasilitator, motivator, sekaligus teladan bagi peserta didik. Namun, masih banyak guru menghadapi kendala dalam penguasaan teknologi, inovasi metode mengajar, dan evaluasi diri berkelanjutan. Di sisi lain, sebagian guru juga belum aktif mengikuti pelatihan daring maupun workshop digital yang sebenarnya dapat meningkatkan keterampilan pedagogik dan penguasaan teknologi pendidikan. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah penguatan kompetensi guru melalui penerapan Model 3 Miles Stone Improvement (MSI) di SDN Teluk Pucung VI Kota Bekasi. Program difokuskan pada tiga aspek, yaitu penyusunan Individual Development Plan (IDP), pelatihan konsep deep learning, serta pemanfaatan aplikasi Canva sebagai media pembelajaran interaktif. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tahapan persiapan dan perencanaan, pelaksanaan kegiatan, evaluasi kegiatan, dan analisis dan pelaporan kemudian dalam tiga sesi pelatihan disertai Pre-Test dan Post-Test untuk menilai efektivitas program. Hasil kegiatan menunjukkan seluruh guru (100%) telah memiliki rencana pengembangan diri, dengan 60,9% berkeinginan melanjutkan studi formal. Pemahaman guru terhadap deep learning meningkat hingga 95,7% dan pengetahuan mencapai 97,3%, sedangkan pemahaman HOTS–LOTS naik menjadi 73,9%. Pelatihan juga memperkuat penerapan 8 dimensi profil lulusan serta penyusunan IDP, meski penelitian tindakan kelas masih perlu ditingkatkan. Dengan demikian, program ini berkontribusi pada peningkatan efisiensi kinerja guru sekaligus memperkuat kesiapan guru menghadapi tantangan pendidikan abad 21.