Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi hal yang mendorong perempuan bekerja sebagai pengrajin batu bata, menganalisis hambatan yang mereka hadapi dalam menjalankan peran ganda sebagai pekerja dan ibu rumah tangga, serta menganalisi kondisi sosial ekonomi mereka secara menyeluruh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alasan utama perempuan bekerja sebagai pengrajin batu bata adalah untuk mendukung keuangan keluarga karena pendapatan suami yang tidak mencukupi dan kebutuhan rumah tangga yang tinggi. Perempuan pengrajin batu bata mengalami tekanan kerja ganda, yaitu pekerjaan fisik di tempat pembuatan batu bata serta tanggung jawab rumah tangga di rumah. Kondisi sosial ekonomi mereka umumnya berada pada tingkat menengah ke bawah, ditandai dengan tingkat pendidikan rendah, pendapatan tidak tetap, serta beban tanggungan keluarga yang besar. Meskipun demikian, perempuan pengrajin batu bata memiliki peran penting dalam menopang perekonomian keluarga dan menunjukkan strategi bertahan hidup melalui kerja keras, pembagian waktu, dan solidaritas sosial antar sesama pekerja.
Copyrights © 2026