Perkembangan teknologi informasi mendorong meningkatnya kebutuhan akan sistem informasi yang andal dan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Keberhasilan pengembangan sistem informasi sangat dipengaruhi oleh pemilihan model pengembangan perangkat lunak yang tepat. Salah satu model yang masih banyak digunakan hingga saat ini adalah model Waterfall. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model Waterfall dalam pengembangan sistem informasi serta menilai efektivitasnya dalam menghasilkan sistem yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur, yaitu mengkaji berbagai buku dan artikel jurnal yang relevan dan diterbitkan di atas tahun 2019. Hasil kajian menunjukkan bahwa model Waterfall efektif diterapkan pada proyek pengembangan sistem informasi dengan kebutuhan yang jelas, stabil, dan terdefinisi sejak tahap awal. Struktur tahapan yang sistematis serta dokumentasi yang lengkap membantu menjaga kesesuaian antara kebutuhan pengguna dan sistem yang dikembangkan. Namun demikian, keterbatasan fleksibilitas terhadap perubahan kebutuhan menjadi kelemahan utama model Waterfall, terutama pada proyek yang bersifat dinamis. Oleh karena itu, penerapan model Waterfall perlu disesuaikan dengan karakteristik proyek agar sistem informasi yang dihasilkan dapat memenuhi kebutuhan pengguna secara optimal. Kata kunci: model Waterfall, sistem informasi, pengembangan sistem, kebutuhan pengguna, studi literatur
Copyrights © 2026