Rendahnya minat belajar siswa di kelas V SDN Ciparay dikarenakan pembelajaran masih berpusat pada guru atau menggunakan model pembelajaran langsung. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan minat belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran PBL (Problem Based Learning) dalam mata pelajaran IPAS pada materi piramida makanan di SDN Ciparay. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian ini siswa kelas V SDN Ciparay yang berjumlah 28 siswa terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 14 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data ini melalui observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian pada kelas V materi piramida makanan melalui model Problem Based Learning (PBL) menunjukan persentase peningkatan minat belajar pada pratindakan memperoleh 14,29% (minat kurang). Persentase ketuntasan pada siklus I memperoleh hasil 57,14% dengan kriteria (kurang baik) dan presentase pada siklus II memperoleh 82,14% dengan kriteria “sangat baik”. Dari data tersebut diketahui adanya peningkatan minat belajar dari pra tindakan ke siklus II sebesar 67,85%. Dengan demikian, model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada materi piramida makanan di kelas V SDN Ciparay dikatakan berhasil dalam meningkatkan minat belajar siswa karena mencapai persentase ketuntasan yang telah ditentukan sebesar 70%.
Copyrights © 2026