Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode Direct Instruction dalam meningkatkan keterampilan seni pantomim pada anak tunarungu di SKH Negeri 01 Kota Serang. Latar belakang penelitian didasari oleh rendahnya partisipasi siswa kelas kecil (SD) dalam pembelajaran pantomim, yang selama ini didominasi oleh siswa SMA. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen one group pretest-posttest dengan dua siklus yang masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah empat siswa tunarungu kelas 2 SD. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan keterampilan pantomim dari pretest ke pretestI, baik dari segi ketepatan gerakan, ekspresi wajah, maupun kepercayaan diri siswa. Metode Direct Instruction efektif digunakan karena memberikan contoh konkret dan tahapan terstruktur yang memudahkan siswa tunarungu memahami materi. Hasil penelitian ini sejalan dengan pendapat Toni Yudha Pratama (2021:45) bahwa pembelajaran yang bersifat langsung dan terstruktur membantu siswa berkebutuhan khusus memahami materi dengan lebih cepat. Temuan ini juga diperkuat oleh Sayidatul Maslahah (2020:62) yang menekankan pentingnya model pembelajaran yang memfasilitasi interaksi visual dan praktik langsung bagi anak tunarungu.
Copyrights © 2026