Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara self-efficacy dengan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) pada siswa kelas V SD Inpres 6/75 Manurunge, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SD Inpres 6/75 Manurunge, sedangkan sampel terdiri atas 46 siswa kelas V yang dipilih melalui teknik multistage cluster sampling. Instrumen pengumpulan data berupa angket self-efficacy dan dokumentasi hasil belajar IPAS. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa self-efficacy siswa berada pada kategori sedang dengan rata-rata skor 88,78, sementara hasil belajar IPAS berada pada kategori rendah dengan rata-rata skor 77,72. Analisis inferensial menggunakan uji korelasi Pearson menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,500 dengan signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya hubungan yang signifikan antara self-efficacy dan hasil belajar IPAS. Hubungan tersebut berada pada kategori sedang. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan self-efficacy sebagai salah satu faktor yang dapat mendukung pencapaian hasil belajar siswa di tingkat sekolah dasar.
Copyrights © 2026