Pendidikan memiliki peran penting dalam mengembangkan potensi peserta didik agar mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Salah satu dalam mengembangkan potensi pendidikan pada peserta didik adalah dengan menanamkan minat baca pada peserta didik. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa minat baca siswa sekolah dasar masih tergolong rendah. Lemahnya kemampuan membaca siswa sering kali disebabkan oleh rendahnya motivasi dan monotoninya metode pembelajaran Bahasa Indonesia, sehingga siswa kurang tertarik dalam memahami teks bacaan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan efektivitas pembelajaran Bahasa Indonesia yang memanfaatkan cerita rakyat dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melibatkan siswa kelas IV serta guru Bahasa Indonesia di SDN 1 Ciladaeun sebagai subjek. Pengumpulan data dilakukan melalui kegiatan observasi, wawancara, serta analisis hasil tes membaca sebelum dan sesudah penerapan model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC). Temuan penelitian memperlihatkan bahwa pemanfaatan cerita rakyat menggunakan bahasa Indonesia sangat efektif dalam meningkatkan minat baca siswa SDN 1 Ciladaeun, dilihat dari adanya peningkatan kemampuan membaca yang cukup signifikan, terutama dalam aspek mengidentifikasi ide pokok, memahami kosakata secara kontekstual, serta menangkap nilai moral dalam bacaan. Nilai rata-rata siswa mengalami kenaikan dari 62 menjadi 82, dengan persentase peningkatan mencapai 32,26%. Selain perkembangan kognitif, siswa juga menunjukkan peningkatan motivasi belajar dan keaktifan selama proses pembelajaran. Dengan demikian, pembelajaran berbasis cerita rakyat yang dipadukan dengan model CIRC dinilai efektif untuk menguatkan kemampuan literasi sekaligus menumbuhkan apresiasi terhadap budaya lokal.
Copyrights © 2026