Sekolah adiwiyata merupakan program pemerintah untuk mewujudkan warga sekolah yang bertanggung jawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup melalui tata kelola sekolah yang baik. SMAN 1 Haruai beberapa kali mengajukan diri untuk memperoleh predikat Sekolah Adiwiyata Nasional sebelum berhasil menjadi sekolah adiwiyata nasional tahun 2024. SMAN 1 Haruai melakukan pembenahan danĀ memanfaatkan kearifan lokal gawi sabumi/gotong royong yang hidup dalam masyarakat Haruai untuk mengembangkan manajemen sekolah adiwiyata nasional. Penelitian bertujuan untuk mendiskripsikan secara mendalam perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, evaluasi dan tindak lanjut sekolah adiwiyata nasional berbasis kearifan lokal gawi sabumi di SMAN 1 Haruai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, yang memungkinkan eksplorasi mendalam terhadap manajemen sekolah adiwiyata. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Sumber data terdiri dari kepala sekolah, Ketua GPBLHS, wakasek, guru, ketua komite dan siswa. Analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk memastikan keabsahan data, digunakan teknik triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan manajemen sekolah Adiwiyata nasional berbasis kearifan lokal gawi sabumi di SMAN 1 Haruai selaras dengan POAC, regulasi manajemen sekolah adiwiyata dan prinsip manajemen berbasis sekolah yang menekankan otonomi dan partisipasi.
Copyrights © 2026