Kecemasan matematis merupakan faktor afektif yang berpotensi memengaruhi performa siswa dalam menyelesaikan masalah matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat kecemasan matematis dan kemampuan pemecahan masalah matematika pada siswa SMA. Penelitian menggunakan pendekatan mixed method dengan desain explanatory sequential yang melibatkan 75 siswa kelas XI. Data kuantitatif dikumpulkan melalui angket kecemasan matematis dan tes pemecahan masalah, sedangkan data kualitatif diperoleh dari analisis pekerjaan siswa dan refleksi tertulis. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara kecemasan matematis dan kemampuan pemecahan masalah (p < 0,05). Siswa dengan kecemasan rendah cenderung menyelesaikan masalah secara sistematis dan percaya diri, sedangkan siswa dengan kecemasan tinggi mengalami hambatan pada tahap memahami masalah dan menentukan strategi penyelesaian. Integrasi data kuantitatif dan kualitatif menegaskan bahwa kecemasan matematis berperan dalam memengaruhi kualitas strategi pemecahan masalah. Temuan ini mengimplikasikan pentingnya pembelajaran yang memperhatikan regulasi emosi dan dukungan afektif untuk meminimalkan dampak negatif kecemasan terhadap performa matematika siswa.
Copyrights © 2025