Sike Rabano merupakan kesenian musik tradisi Kabupaten Kerinci yang bernafaskan Islam. Syairnya berdasarkan kitab Al-Barzanji yang merupakan teks tentang kelahiran Nabi Muhammad SAW. Di Desa Kemantan Kebalai, Sike Rabano adalah suatu bentuk pertunjukan tradisi yang menggabungkan musik dan tarian sebagai inti dari kegiatannya. Biasanya, Sike Rabano digelar dalam acara-acara penting seperti perayaan tradisional, ritual adat, atau acara keagamaan. Seiring berjalannya waktu, Sike Rabano mengalami perkembangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk musik Sike Rabano yang dikembangkan oleh Sumirna di Desa Kemantan Kebalai. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teori musik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan analisis bentuk musik dari perkembangan kesenian Sike Rabano pada repertoar lagu Assale yaitu pada pengulangan penuh lagu Assale terdapat 36 birama. Terdiri dari 3 motif yaitu motif a, b dan c. Motif a memiliki pengembangan sebanyak 2 kali, motif b sebanyak 3 kali dan motif c sebanyak 5 kali. Serta terdapat 3 frase yaitu frase introduksi, frase A dan frase A1. Pada peningkah terdapat 14 ritme yang digunakan, dengan memiliki jumlah kemunculan yang berbeda-beda, namun terdapat satu ritme yang muncul sebanyak 9 kali. Kemudian pada pembantu tingkah terdapat 9 ritme yang digunakan, dengan memiliki jumlah kemunculan yang berbeda-beda, namun terdapat satu ritme yang muncul sebanyak 12 kali.
Copyrights © 2025