Buah campolay (Pouteria campechiana), yang dikenal secara internasional sebagai canistel atau egg fruit, merupakan komoditas tropis yang memiliki potensi besar sebagai pangan fungsional berkelanjutan. Buah ini mengandung senyawa bioaktif seperti β-karoten, vitamin C, serat pangan, dan antioksidan yang berkontribusi terhadap kesehatan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis potensi gizi, karakteristik bioaktif, serta inovasi teknologi pengolahan buah campolay berdasarkan studi literatur. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka terhadap artikel ilmiah nasional dan internasional yang relevan, dengan fokus pada aspek pengolahan menjadi tepung, minuman serbuk, sari buah campuran, produk fermentasi, pangan tradisional, dan produk lemak. Hasil kajian menunjukkan bahwa berbagai teknologi pengolahan mampu mempertahankan bahkan meningkatkan nilai fungsional campolay, serta memperluas aplikasinya dalam industri pangan. Produk turunan seperti yogurt, sari buah campuran, wajit, dan mentega campolay menunjukkan peningkatan nilai gizi dan organoleptik. Pengembangan campolay sebagai bahan pangan fungsional berpotensi mendukung ketahanan pangan, diversifikasi produk, dan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 2, SDG 3, SDG 9, dan SDG 12.
Copyrights © 2026