Usaha suatu pewarisan dan pelestarian nilai-nilai ke Islaman di Jawa khususnya di wilayah Kabupaten Pacitan secara turun-temurun selalu menjadi satu kebiasaan yang selama ini tidak pernah ditinggalkan. Berbagai macam cara yang mereka lakukan dalam rangka untuk mengembangkan nilai Islam itu, salah satu diantaranya adalah dengan melakukan ruwatan pada hari kelahiran seseorang. Untuk menentukan waktunya itu tidak hanya diambil dari hari tepatnya kelahiran saja melainkan juga ditentukan oleh pasarannya juga. Budaya ruwatan kelahiran ini merupakan suatu bentuk budaya kearifan lokal yang harus senantiasa dikembangkan, dengan melihat dari segi aspek nilai yang mengandung nilai positif terutama untuk peningkatan keimanan seseorang. Hakikatnya pelaksanaan ruwatan kelahiran ini mempunyai suatu tujuan untuk mewujudkan rasa syukur seseorang terhadap Tuhan Yang Maha Esa atas segala nikamat yang telah diberikan terutama nikmat sehat dan umur yang panjang. Hanya saja metode yang digunakan dengan memanfaatkan budaya Jawa. Penelitian ini merupakan penelitian historis. Sedangkan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian sejarah, yang terdiri dari empat langkah yaitu, heuristik, kritik, interpretasi dan historiografi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa budaya ruwatan hari kelahiran ini mengandung nilai keIslaman yang sangat mendalam, mulai dari perwujudan rasa syukur, bentuk sedekah dan termasuk dapat menjalin tali silaturahim antar sesama manusia
Copyrights © 2017