Pertumbuhan pesat TikTok Shop telah mengubah perilaku belanja konsumen di Indonesia, khususnya melalui influencer marketing dan hedonic shopping motivation yang mendorong impulsive buying di kalangan pengguna Tangerang Selatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh influencer marketing dan hedonic shopping motivation terhadap impulsive buying. Menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan desain survei, data primer dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dari 160 responden purposive sampling, yaitu pengguna TikTok Shop di Tangerang Selatan yang memenuhi kriteria usia minimal 17 tahun dan riwayat pembelian minimal 3 bulan. Instrumen diuji validitas dan reliabilitas menggunakan SPSS 25, diikuti uji asumsi klasik serta regresi linear berganda. Hasil menunjukkan influencer marketing (β=0.229, t=2.497, p=0.014) dan hedonic shopping motivation (β=0.670, t=8.260, p=0.000) berpengaruh signifikan terhadap impulsive buying, menjelaskan 50,7% variasi perilaku. Responden didominasi perempuan (74,4%), usia 22-27 tahun (55%), dan pegawai (44,38%). Kesimpulannya, kedua faktor efektif memicu pembelian spontan, mendukung strategi pemasaran konten pada social commerce.
Copyrights © 2026