Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya didominasi oleh konsistensi lunak hingga sangat lunak yang berpotensi menimbulkan permasalahan geoteknik dalam perencanaan fondasi sehingga diperlukan pemetaan zonasi kondisi tanah yang representatif sebagai data awal perencanaan konstruksi. Dalam penelitian ini pemetaan dilakukan dengan menggunakan hasil dari pengujian Standard Penetration Test (SPT) dengan menganalisis sebaran konsistensi dan deskripsi tanah terhadap kedalaman tertentu. Data-data yang didapat kemudian diolah menggunakan metode interpolasi Spline with Barrier. Selain melakukan analisis terhadap sebaran konsistensi dan deskripsi tanah, dalam penelitian ini juga dilakukan pemodelan potongan melintang dan potongan memanjang dari titik-titik yang telah ditentukan untuk mengetahui pola sebaran konsistensi dan deskripsi tanah secara lebih detail untuk kedalaman 0 – 35 m. Dari penelitian yang dilakukan didapatkan hasil akhir bahwa pada kedalaman 0 - 20 m, kategori konsistensi didominasi oleh konsistensi Sangat Lunak hingga Lunak, dengan jenis tanah utama berupa Organic Material - Silty Clay. Pada kedalaman 20 - 35 m konsistensi tanah mulai meningkat menjadi sangat kaku hingga keras dengan jenis tanah berupa pasir halus hingga sedang di beberapa lokasi.
Copyrights © 2026