PT. Hansindo Mineral Persada menggunakan dua alat yang berbeda dalam melakukan kegiatan pengupasan lapisan tanah penutup (overburden). Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dilakukan pengambilan data dilapangan dengan mengamati waktu edar, hambatan kerja, waktu kerja, serta informasi terkait kebutuhan harga alat gusur dan alat gali-muat, bahan bakar, pelumas dll. Hasil produktivitasnya didapatkan untuk alat gusur Bulldozer Shantui BD-41 SD16 sebesar 190,76 m³/jam atau 1499,37 m³/hari dan untuk Excavator Hitachi-ZX210F-5G sebesar 186,94 m³/jam atau 146932,03 m³/hari dan untuk biaya pengoperasian alat gusur Bulldozer Shantui BD-41 SD16 sebesar Rp 1.686.729,14/jam dan untuk alat gali-muat Excavator Hitachi ZX210F-5G sebesar Rp748.293,14 /jam, dengan total biaya sebesar Rp. 2.435.022,28. Setelah dilakukan perbaikan waktu kerja efektif pada kegiatan pengupasan lapisan tanah penutup (overburden) untuk menghidari penumpukan tanah dengan dua alat gali-muat Hitachi ZX210F-5G yaitu sebesar 198,19 m³/jam atau 1557,84 m³/hari dan melebihi hasil pengupasan menggunakan alat Bulldozer Shantui BD-41 SD16. Rekomendasi kedua dengan pergantian dua alat gali-muat dengan merk/type Hitachi ZX210F-5G biaya operasional yang tadinya sebesar Rp. 2.435.022,28/jam berkurang menjadi Rp. 1.496.58,28. Kata kunci: alat gusur dan alat gali-muat, biaya pengoperasian, produktivitas, waktu edar.
Copyrights © 2026