Kemajuan teknologi digital yang berlangsung sangat cepat telah mendorong meningkatnya durasi penggunaan layar (screen time) di kalangan siswa. Kondisi ini berpotensi memberikan dampak terhadap tingkat kebugaran jasmani serta menjadi tantangan tersendiri bagi dunia pendidikan di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara screen time dan kebugaran jasmani pada siswa sekolah menengah. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Subjek penelitian terdiri dari 32 siswa kelas X-4 SMA Negeri 5 Samarinda yang ditentukan melalui teknik total sampling. Tingkat kebugaran jasmani diukur menggunakan Tes Kesegaran Jasmani Indonesia (TKJI) untuk rentang usia 16–19 tahun, sementara screen time diukur menggunakan kuesioner tertutup berbasis skala Likert. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil analisis menunjukkan koefisien korelasi sebesar r = -0,113 dengan nilai signifikansi p = 0,540, yang menandakan adanya hubungan negatif antara screen time dan kebugaran jasmani siswa, namun hubungan tersebut tidak signifikan secara statistik. Temuan ini mengindikasikan bahwa kebugaran jasmani siswa tidak hanya dipengaruhi oleh screen time, melainkan juga oleh faktor lain seperti tingkat aktivitas fisik, lingkungan, serta pola hidup sehat. Meskipun demikian, pengendalian screen time tetap perlu mendapat perhatian sebagai salah satu upaya dalam menjaga kebugaran jasmani siswa dalam konteks pendidikan di era digital.
Copyrights © 2026