Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi siswa terhadap penerapan VI-Karts Education, yaitu inovasi pembelajaran lanskap karst berbasis metaverse menggunakan platform Virbela. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Produk yang dikembangkan berupa media pembelajaran virtual tiga dimensi yang memungkinkan siswa mengeksplorasi proses geomorfologi karst secara interaktif. Validasi dilakukan oleh ahli materi, ahli media, dan praktisi pendidikan untuk menilai kelayakan konten, tampilan, dan relevansi pedagogis. Hasil validasi menunjukkan tingkat kelayakan sebesar 90,2% (kategori sangat layak), sedangkan hasil uji coba terbatas pada 30 siswa menunjukkan respon positif dengan nilai rata-rata 89,1% (kategori sangat baik). Siswa menilai media ini menarik, interaktif, dan memudahkan pemahaman terhadap konsep karst. Hasil penelitian mengonfirmasi bahwa pembelajaran berbasis metaverse mampu meningkatkan keterlibatan kognitif, kolaboratif, dan reflektif siswa serta mendukung pembelajaran geografi yang kontekstual dan berorientasi pada pengalaman belajar abad ke-21.
Copyrights © 2026