Defisiensi vitamin A masih menjadi masalah kesehatan pada balita yang berpotensi meningkatkan risiko gangguan penglihatan, infeksi, serta kematian. Salah satu faktor yang memengaruhi keberhasilan program suplementasi vitamin A adalah pengetahuan dan sikap ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu dengan pemberian vitamin A pada balita usia 6–59 bulan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kadolomoko Kota Baubau tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah 621 ibu yang memiliki balita usia 6–59 bulan di Kelurahan Kadolomoko dan Kadolo, dengan jumlah sampel sebanyak 76 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dianalisis menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan baik sebanyak 46 orang (60,5%) dan sikap positif terhadap pemberian vitamin A sebanyak 54 orang (71,1%). Hasil uji statistik menunjukkan nilai p value sebesar 0,003 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan ibu dengan sikap dalam pemberian vitamin A pada balita. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa semakin baik tingkat pengetahuan ibu, semakin positif pula sikap terhadap pemberian vitamin A pada balita. Oleh karena itu, peningkatan edukasi kesehatan kepada ibu diperlukan untuk mendukung keberhasilan program pemberian vitamin A sebagai upaya pencegahan masalah kesehatan pada anak.
Copyrights © 2026