Masa sekolah dasar merupakan fase yang krusial bagi anak dalam mengembangkan keterampilan sosial di luar lingkungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana peran interaksi teman sebaya dalam membentuk perilaku sosial anak melalui kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Ujung Bandar, Langkat. Dengan menggunakan metode kualitatif melalui observasi dan wawancara, hasil penelitian menunjukkan bahwa teman sebaya berperan menjadi agen sosialisasi yang efektif. Melalui aktivitas kelompok, anak-anak terbukti lebih aktif bekerja sama dan memiliki rasa empati yang kuat. Interaksi teman sebaya yang positif dan didukung dapat membentuk karakter sosial anak yang baik dalam hal kepedulian, komunikatif dan bekal di masa depan.
Copyrights © 2025