Globalisasi memengaruhi perilaku siswa dan menantang efektivitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini menelusuri strategi guru MTs Azharul Ulum 02 Brongkal dalam mengintegrasikan nilai kearifan lokal ke bahan ajar PAI, serta faktor pendukung dan penghambatnya, melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan guru menggunakan pendekatan kontekstual, pembiasaan karakter, dan keteladanan untuk menanamkan nilai budaya dan moral. Regulasi, dukungan kepala sekolah, dan sinergi guru mendukung proses ini, sementara perbedaan karakter siswa dan keterbatasan fasilitas menjadi penghambat. Integrasi kearifan lokal terbukti efektif membentuk karakter, akhlak, dan identitas budaya siswa.
Copyrights © 2026