Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh bahasa daerah terhadap interaksi dalam komunitas penutur bahasa Inggris di Indonesia. Dalam masyarakat multibahasa, bahasa daerah tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai penanda identitas budaya dan sosial. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan fenomenologis untuk mengeksplorasi pengalaman hidup individu dalam menggunakan bahasa daerah berdampingan dengan bahasa Inggris dalam interaksi sehari-hari. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan kuesioner yang melibatkan anggota komunitas penutur bahasa Inggris dari berbagai latar belakang bahasa daerah. Data dianalisis menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan tema yang berulang terkait penggunaan bahasa dan interaksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi bahasa daerah dalam interaksi berbahasa Inggris dapat meningkatkan saling pengertian, memperkuat hubungan sosial, serta menciptakan lingkungan komunikasi yang lebih inklusif dan nyaman. Selain itu, penggunaan bahasa daerah berkontribusi dalam memperkuat identitas individu dan kelompok serta meningkatkan kepercayaan diri penutur saat berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Temuan ini menegaskan peran bahasa daerah sebagai jembatan budaya dalam komunitas penutur bahasa Inggris yang multibahasa dan memberikan implikasi penting bagi kajian kebahasaan serta praktik pendidikan bahasa yang responsif terhadap budaya.
Copyrights © 2026