Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis pendekatan kontekstual dalam meningkatkan relevansi pembelajaran pada era digital, khususnya di SMK Al-Khozini Ganjaran Kabupaten Malang. Pengembangan ini didasarkan pada kebutuhan bahwa pembelajaran PAI tidak dapat lagi berorientasi pada hafalan teks dan ceramah satu arah, tetapi harus terhubung dengan realitas kehidupan siswa. Pendekatan kontekstual diterapkan melalui tiga elemen utama, yaitu pengalaman langsung siswa, isu sosial-budaya lokal, serta pemanfaatan teknologi digital sebagai media pembelajaran. Dengan mengintegrasikan ketiga aspek tersebut, pembelajaran PAI menjadi lebih bermakna, interaktif, dan mampu membentuk karakter peserta didik secara nyata. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa pengembangan bahan ajar berbasis kontekstual dapat meningkatkan motivasi belajar, pemahaman nilai agama, serta kemampuan siswa menerapkan konsep keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Namun demikian, implementasinya menghadapi beberapa hambatan seperti kompetensi guru yang belum merata, keterbatasan infrastruktur digital, dan resistensi terhadap paradigma pembelajaran baru. Oleh karena itu, dibutuhkan dukungan melalui pelatihan guru, penyediaan sarana belajar, pendampingan sekolah, serta kebijakan yang mendorong inovasi pembelajaran. Secara keseluruhan, pengembangan bahan ajar PAI berbasis kontekstual memiliki potensi besar dalam menciptakan pembelajaran agama yang relevan, adaptif, dan selaras dengan tuntutan abad ke-21.
Copyrights © 2026