Perkembangan media sosial di era digital telah mengubah pola interaksi dan partisipasi sosial, khususnya di kalangan mahasiswa. TikTok sebagai salah satu media sosial yang populer tidak hanya dimanfaatkan sebagai sarana hiburan, tetapi juga berpotensi menjadi media penyampaian pesan sosial yang berkontribusi terhadap pembentukan kesadaran sosial. Namun, pemaknaan dan pemanfaatan TikTok sebagai media edukatif dan reflektif masih beragam. Penelitian ini bertujuan untuk memahami persepsi mahasiswa Program Studi Pembangunan Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman terhadap penggunaan media sosial TikTok dalam membangun kesadaran sosial dengan menekankan pengalaman dan pemaknaan subjektif mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan sudut pandang fenomenologis. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan mahasiswa Pembangunan Sosial dari angkatan 2022, 2023, dan 2024. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memaknai TikTok sebagai media yang memiliki potensi dalam menyebarkan isu-isu sosial karena karakteristiknya yang visual, ringkas, dan interaktif. Fitur seperti suka, komentar, simpan, bagikan ulang, serta algoritma For Your Page (FYP) dipersepsikan mampu memperluas jangkauan pesan dan mendorong keterlibatan pengguna. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan adanya keterbatasan dalam kesadaran mahasiswa terkait etika komunikasi digital dan tanggung jawab dalam produksi serta distribusi konten. Oleh karena itu, TikTok dipersepsikan dapat membangun kesadaran sosial apabila dimanfaatkan secara kritis, reflektif, dan bertanggung jawab
Copyrights © 2026