Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan karakter dan kompetensi pelajar melalui program edukasi terpadu dalam membangun generasi muda unggul di Desa Tengin Baru, Kecamatan Sepaku Rachmawati, Ayudhia; Putra, Umar Farauk Eka; Dhafin, Ahmad; Rachmadani, Nova Sri; Wulandari, Tiara Sahfitri; Ridho Abdilah, Muhammad Noval; Umhersuny, Brithnay Vensca Valencia; Marsanda, Siti; Rizal, Muhammad; Sasmita, Khania Fazza; Al Mubarok, Ahmad Zakki
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 6 (2025): November (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i6.34558

Abstract

Abstrak Pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian integral dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berfungsi memberdayakan masyarakat melalui transfer ilmu dan keterampilan. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada 31 Juli hingga 7 Agustus 2025 di Desa Tengin Baru, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelajar melalui penguatan pengetahuan, sikap, dan keterampilan sosial. Terdapat 76 pelajar dari jenjang SD, SMP, dan SMA yang terlibat aktif dalam empat program utama, yaitu edukasi literasi keuangan dan pembiasaan menabung, pelatihan kepemimpinan serta manajemen organisasi, penyusunan business plan sederhana, dan forum debat pelajar yang dipadukan dengan pelatihan manajemen konflik sosial. Seluruh kegiatan dirancang dengan pendekatan partisipatif melalui metode ceramah, diskusi interaktif, Focus Group Discussion, simulasi, dan demonstrasi praktik agar peserta dapat belajar secara aktif dan kontekstual. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan nyata pada berbagai aspek kemampuan pelajar; 82% peserta memahami konsep dasar literasi keuangan, 76% mampu menyusun ide usaha sederhana, 79% dapat menjelaskan fungsi manajemen organisasi, dan 81% menunjukkan peningkatan dalam kemampuan komunikasi serta penyelesaian konflik. Adapun model pemberdayaan berbasis partisipasi efektif dalam memperkuat karakter, kemampuan berpikir kritis, serta kesadaran sosial pelajar, sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya tujuan ke-4 tentang pendidikan berkualitas dan tujuan ke-8 mengenai pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi. Kegiatan ini diharapkan menjadi model edukasi terpadu yang dapat direplikasi untuk membentuk generasi muda yang unggul dan berdaya saing di wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara. Kata kunci: business plan; kepemimpinan; literasi keuangan; manajemen konflik; pengabdian masyarakat.   Abstract Community service is an integral component of the Tri Dharma of Higher Education, serving as a means to empower communities through the transfer of knowledge and practical skills. This program was conducted from July 31 to August 7, 2025, in Tengin Baru Village, Sepaku District, Penajam Paser Utara Regency, with the primary objective of enhancing students’ capacity through the strengthening of knowledge, attitudes, and social skills. A total of 76 students from elementary, junior high, and senior high school levels actively participated in four main programs: financial literacy education and saving habits, leadership and organizational management training, basic business plan development, and a student debate forum combined with conflict management training. All activities were designed using a participatory approach, integrating lectures, interactive discussions, Focus Group Discussions, simulations, and practical demonstrations to promote active and contextual learning. The implementation results indicated significant improvements in various aspects of students’ competencies: 82% of participants demonstrated an understanding of basic financial literacy concepts, 76% were able to formulate simple business ideas, 79% could explain the functions of organizational management, and 81% showed enhanced communication and conflict resolution skills. The participatory empowerment model proved effective in strengthening students’ character, critical thinking, and social awareness, while simultaneously contributing to the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly Goal 4 on quality education and Goal 8 on decent work and economic growth. This activity is expected to serve as an integrated educational model that can be replicated to develop an excellent and competitive young generation in the supporting areas of the new capital city, Nusantara. Keywords: business plan; leadership; financial literacy; conflict management; community services.
Persepsi Mahasiswa Pembangunan Sosial Fisip Universitas Mulawarman Terhadap Media Sosial Tiktok Dalam Membangun Kesadaran Sosial Sasmita, Khania Fazza; Lukman, Ismail
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4839

Abstract

Perkembangan media sosial di era digital telah mengubah pola interaksi dan partisipasi sosial, khususnya di kalangan mahasiswa. TikTok sebagai salah satu media sosial yang populer tidak hanya dimanfaatkan sebagai sarana hiburan, tetapi juga berpotensi menjadi media penyampaian pesan sosial yang berkontribusi terhadap pembentukan kesadaran sosial. Namun, pemaknaan dan pemanfaatan TikTok sebagai media edukatif dan reflektif masih beragam. Penelitian ini bertujuan untuk memahami persepsi mahasiswa Program Studi Pembangunan Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman terhadap penggunaan media sosial TikTok dalam membangun kesadaran sosial dengan menekankan pengalaman dan pemaknaan subjektif mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan sudut pandang fenomenologis. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan mahasiswa Pembangunan Sosial dari angkatan 2022, 2023, dan 2024. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memaknai TikTok sebagai media yang memiliki potensi dalam menyebarkan isu-isu sosial karena karakteristiknya yang visual, ringkas, dan interaktif. Fitur seperti suka, komentar, simpan, bagikan ulang, serta algoritma For Your Page (FYP) dipersepsikan mampu memperluas jangkauan pesan dan mendorong keterlibatan pengguna. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan adanya keterbatasan dalam kesadaran mahasiswa terkait etika komunikasi digital dan tanggung jawab dalam produksi serta distribusi konten. Oleh karena itu, TikTok dipersepsikan dapat membangun kesadaran sosial apabila dimanfaatkan secara kritis, reflektif, dan bertanggung jawab