Era Ekonomi Digital 5.0 menuntut perusahaan untuk mengelola pemasaran secara lebih cerdas dan humanis melalui pemanfaatan teknologi digital dan kedekatan dengan konsumen. Penelitian ini bertujuan menganalisis optimalisasi strategi digital marketing berbasis data analytics dan social media engagement untuk meningkatkan brand awareness dan konversi penjualan. Pendekatan yang digunakan bersifat deskriptif dengan menitikberatkan pada pemanfaatan data dari berbagai kanal digital (insight media sosial, web analytics, dan data penjualan) sebagai dasar perumusan konten, penjadwalan publikasi, segmentasi iklan, serta pengelolaan interaksi dua arah dengan audiens. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi data analytics memungkinkan perusahaan memahami karakteristik dan perilaku audiens secara lebih rinci, sehingga pesan pemasaran dapat disesuaikan secara lebih tepat sasaran. Kondisi ini berimplikasi pada peningkatan indikator brand awareness, antara lain jangkauan (reach), tayangan (impressions), pertumbuhan pengikut organik, serta frekuensi penyebutan merek dalam percakapan digital. Selain itu, penguatan social media engagement melalui konten interaktif, komunikasi yang responsif, dan pelibatan audiens dalam user-generated content terbukti membangun kedekatan emosional dan kepercayaan terhadap brand, yang pada akhirnya mendorong peningkatan click-through rate, conversion rate, dan pembelian ulang. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi digital marketing yang dioptimalkan melalui kombinasi data analytics dan social media engagement menjadi kunci dalam meningkatkan brand awareness dan konversi penjualan di era Ekonomi Digital 5.0. Implikasi manajerialnya adalah perlunya investasi seimbang pada teknologi analitik dan penguatan kapasitas sumber daya manusia, serta penerapan siklus perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan perbaikan berkelanjutan dalam pengelolaan pemasaran digital
Copyrights © 2026