Film merupakan media komunikasi massa yang efektif untuk menyampaikan pesan sosial, tidak hanya berfungsi sebagai hiburan. Salah satu contohnya adalah film pendek Patriarki karya siswa SMA di Denpasar yang mengangkat isu bias gender dan kritik terhadap struktur sosial patriarki. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis semiotika Charles Sanders Peirce. Data diperoleh melalui observasi dan dokumentasi, serta diuji keabsahannya menggunakan teknik ketekunan pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa representamen dalam film ini menggambarkan perlakuan tidak adil seorang ibu terhadap anak laki-laki dan perempuan di rumah, di mana anak laki-laki lebih diprioritaskan sementara anak perempuan dibebani urusan domestik. Object dari film ini mencerminkan ketidakadilan gender akibat perbedaan perlakuan tersebut. Sementara itu, interpretant-nya menggambarkan pandangan merendahkan perempuan, termasuk anggapan bahwa pendidikan tidak penting bagi perempuan. Dari lima adegan yang dianalisis, ditemukan bentuk representasi ketidakadilan gender seperti beban kerja berlebih, stereotipe, subordinasi, dan kekerasan psikologis. Film Patriarki menjadi media kritik sosial yang kuat terhadap ketidaksetaraan gender yang masih terjadi di lingkungan keluarga dan masyarakat.
Copyrights © 2025