SMKN 1 Sui Kunyit, yang berlokasi di Kabupaten Mempawah dan berada di kawasan industri pelabuhan serta pengolahan hasil tambang, memiliki Jurusan Teknik Perawatan Mekanik yang bertujuan mencetak lulusan siap kerja di sektor industri. Saat ini, pembelajaran di jurusan tersebut masih mengandalkan teknik pemesinan konvensional seperti bubut dan frais. Guru dan siswa belum memiliki akses maupun wawasan terhadap teknologi manufaktur modern, khususnya additive manufacturing (AM) seperti 3D printing. Kondisi ini menimbulkan kesenjangan kompetensi antara lulusan dan kebutuhan dunia industri yang telah bertransformasi ke arah digital. Guru mengalami keterbatasan dalam mengembangkan kemampuan mengajar teknologi AM, sedangkan siswa tidak memiliki kesempatan untuk mengeksplorasi desain digital, slicing, dan proses pencetakan 3D. Hal ini berdampak pada terbatasnya inovasi dan kesiapan siswa menghadapi tantangan industri masa kini. Pelatihan additive manufacturing menjadi sangat penting untuk meningkatkan kapasitas guru dan kompetensi siswa secara langsung. Dengan dilaksanakannya pelatihan ini, sekolah akan mampu menjembatani kesenjangan teknologi, menguatkan daya saing lulusan, serta memperkuat posisi SMKN 1 Sui Kunyit sebagai sekolah vokasi yang adaptif terhadap perkembangan industri berbasis digital.
Copyrights © 2026