Permasalahan sampah rumah tangga masih menjadi isu lingkungan yang kompleks di wilayah perkotaan, termasuk di Kelurahan Kayu Putih, Kota Kupang. Rendahnya pemilahan sampah sejak dari rumah serta terbatasnya partisipasi masyarakat menunjukkan bahwa persoalan sampah tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga berkaitan dengan aspek perilaku dan kesadaran sosial. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga melalui pendekatan psikologi sosial. Metode pengabdian yang digunakan meliputi edukasi berbasis ceramah interaktif dan diskusi, pengenalan konsep ekonomi sirkular, serta pelatihan pemanfaatan sampah residu melalui pembuatan ecobrick. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif dengan melibatkan masyarakat RT 28 Kelurahan Kayu Putih, mahasiswa, serta mitra komunitas pengelola sampah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai jenis dan dampak sampah, pentingnya pemilahan sampah sejak dari rumah, serta perubahan cara pandang terhadap sampah sebagai sumber daya yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi. Selain itu, kegiatan ini mendorong terbentuknya sikap positif, penguatan norma sosial, dan meningkatnya persepsi kontrol perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah. Hasil pengabdian ini menegaskan bahwa pendekatan berbasis partisipasi masyarakat dan psikologi sosial efektif dalam mendorong perubahan perilaku pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan di tingkat komunitas.
Copyrights © 2026