Anemia dalam kehamilan memberi pengaruh kurang baik bagi ibu maupun janin. Bagi ibu dapat menyebabkan abortus, persalinan prematur, ketuban pecah dini, mudah terjadi infeksi, perdarahan, sedangkan pada janin yang dikandung dapat menyebabkan gangguan nutrisi dan oksigenasi utero plasenta. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi edukasi kesehatan melalui penyuluhan dan diskusi interaktif, Kegiatan ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Tamalanrea pada tanggal 2 desember 2025 dengan sasaran ibu hamil dan pasangan usia subur yang sedang mempersiapkan kehamilan. Hasil pre-test menunjukkan bahwa dari 10 ibu hamil sebanyak 7 orang (70%) memiliki pengetahuan kurang tentang konsumsi teh berlebihan setelah makan dengan resiko Anemia, 2 orang (20%) memiliki pengetahuan cukup, dan 1 orang (10%) memiliki pengetahuan baik. Setelah diberikan edukasi berupa penyuluhan dan diskusi interaktif. Hasil post-test menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, di mana 9 orang (90%) memiliki pengetahuan baik dan 1 orang (10%) memiliki pengetahuan cukup, serta tidak ditemukan lagi ibu hamil dengan tingkat pengetahuan kurang. Diharapkan kegiatan ini dapat menurunkan jumlah ibu yang mengalami Anemia selama kehamilan di wilayah kerja Puskesmas Tamalanrea.
Copyrights © 2026