Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan Kelompok Wanita Tani (KWT) “Cempaka” di Desa Langung, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat, dengan memperkenalkan budidaya jamur tiram (Pleurotus ostreatus) sebagai mata pencaharian alternatif. Program ini diinisiasi untuk mengatasi keterbatasan peluang pendapatan perempuan pedesaan dan untuk meningkatkan gizi rumah tangga melalui kegiatan agribisnis skala kecil yang produktif. Kegiatan ini berkontribusi kepada masyarakat dengan meningkatkan kapasitas perempuan dalam agribisnis, meningkatkan pendapatan rumah tangga, meningkatkan kesadaran gizi, dan memperkuat manajemen kelompok lokal. Proyek ini juga menyediakan model pemberdayaan ekonomi pedesaan melalui budidaya jamur berkelanjutan dan inovasi produk bernilai tambah. Program ini menggunakan metode pelatihan partisipatif dan pendampingan. Kegiatan meliputi pelatihan teknis tentang budidaya jamur—mulai dari persiapan baglog, sterilisasi, inokulasi, dan inkubasi hingga panen—dan lokakarya tentang pengolahan produk (jamur goreng dan mie jamur), pembukuan, dan pemasaran. Program ini berhasil meningkatkan keterampilan dan pengetahuan peserta dalam budidaya jamur dan pengolahan pasca panen. Kedua kelompok menghasilkan baglog berkualitas dan mencapai panen teratur, menghasilkan sekitar 3 kg jamur per hari dari 1.000 baglog. Kapasitas administratif dan manajerial kelompok juga meningkat, yang mengarah pada organisasi dan keterlibatan pasar yang lebih baik.Kegiatan pemberdayaan memenuhi tujuan awal dengan mendorong partisipasi ekonomi perempuan, meningkatkan gizi keluarga melalui konsumsi jamur, dan mengembangkan praktik agribisnis berbasis komunitas yang berkelanjutan.
Copyrights © 2025