Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan autentik dan budaya organisasi terhadap perilaku kerja inovatif karyawan pada PT XYZ. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, sedangkan teknik sampling yang digunakan adalah sampling jenuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua variabel independen berpengaruh signifikan terhadap perilaku kerja inovatif. Variabel kepemimpinan autentik memiliki nilai signifikansi 0,018 < 0,05, sedangkan variabel budaya organisasi memiliki nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat kepemimpinan autentik dan semakin kuat budaya organisasi, maka semakin tinggi pula perilaku kerja inovatif karyawan. Kepemimpinan autentik yang ditunjukkan melalui sikap dan perilaku positif pemimpin mampu mendorong inovasi karyawan. Selain itu, budaya organisasi yang sehat dapat menstimulasi karyawan untuk bekerja lebih baik, menghasilkan ide-ide baru, dan menemukan solusi atas berbagai permasalahan.
Copyrights © 2025