Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinasi nilai perusahaan pada saham perbankan di Indonesia periode 2020–2024 dengan menguji pengaruh keputusan pendanaan dan keputusan investasi terhadap nilai perusahaan, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui kebijakan dividen sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Populasi penelitian terdiri atas 47 perusahaan perbankan, dengan sampel sebanyak 11 perusahaan yang dipilih menggunakan metode purposive sampling sesuai dengan kriteria yang ditetapkan. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Square–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan pendanaan tidak berpengaruh signifikan terhadap kebijakan dividen maupun nilai perusahaan. Sebaliknya, keputusan investasi berpengaruh signifikan terhadap kebijakan dividen dan nilai perusahaan, serta kebijakan dividen terbukti berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Pengujian variabel mediasi menunjukkan bahwa kebijakan dividen tidak mampu memediasi pengaruh keputusan pendanaan terhadap nilai perusahaan, namun mampu memediasi secara parsial pengaruh keputusan investasi terhadap nilai perusahaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa investor pada sektor perbankan lebih mempertimbangkan kualitas keputusan investasi dan kebijakan dividen dibandingkan struktur pendanaan dalam menilai perusahaan, sehingga penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian manajemen keuangan serta menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen dan investor dalam pengambilan keputusan.
Copyrights © 2026