Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja terhadap kinerja karyawan, pengaruh beban kerja terhadap perilaku cyberloafing, pengaruh perilaku cyberloafing terhadap kinerja karyawan, dan pengaruh beban kerja terhadap kinerja karyawan melalui perilaku cyberloafing sebagai variabel mediasi di PT Terminal Petikemas Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah karyawan tetap PT Terminal Petikemas Surabaya, dengan menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares (PLS). Variabel yang diteliti meliputi beban kerja sebagai variabel independen, kinerja karyawan sebagai variabel dependen, dan cyberloafing sebagai variabel mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja berpengaruh signifikan terhadap perilaku cyberloafing, cyberloafing berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, dan beban kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan melalui cyberloafing. Temuan ini menunjukkan bahwa manajemen beban kerja yang tidak proporsional dapat mendorong cyberloafing, yang pada akhirnya menyebabkan penurunan kinerja karyawan. Oleh karena itu, perusahaan perlu mengelola beban kerja secara efektif dan mengontrol penggunaan internet di tempat kerja untuk meningkatkan kinerja karyawan.
Copyrights © 2026