Headache in hypertensive patients occurs as a result of vascular damage and vasoconstriction, which lead to reduced oxygen supply and increased arterial pressure. These conditions cause blood flow obstruction that may progress to tissue microinfarction and trigger anaerobic metabolism, producing lactic acid that stimulates the brain’s pain centers. This study aims to analyze the effect of aromatherapy candles containing lavender and Cananga odorata essential oils on the reduction of moderate pain intensity in patients with stage 1 hypertension. The study employed a pre-experimental design using a one-group pre–post test approach. The study population consisted of patients experiencing moderate pain due to stage 1 hypertension. Sampling was conducted using simple random sampling with a total of 52 respondents, who were proportionally assigned to four groups: a control group, treatment group 1, treatment group 2, and treatment group 3. The results showed that prior to the intervention, all respondents experienced moderate pain, and following the administration of aromatherapy candles, most respondents reported a decrease to mild pain. An independent test yielded a value of ? = 0.007 (p < 0.05), indicating a significant effect of aromatherapy candle use on the reduction of moderate pain intensity. This study demonstrates that lavender and Cananga odorata aromatherapy candles are effective as a complementary therapy for alleviating pain in hypertensive patients. Keywords: Aromatherapy Candle, Cananga odorata, Hypertension, Lavandula latifolia, Pain Abstrak Nyeri kepala pada pasien hipertensi terjadi akibat kerusakan dan penyempitan pembuluh darah yang menyebabkan penurunan suplai oksigen serta peningkatan tekanan arteri. Kondisi ini menimbulkan obstruksi aliran darah yang dapat berlanjut menjadi mikroinfark jaringan dan memicu metabolisme anaerob, sehingga menghasilkan asam laktat yang menstimulasi pusat nyeri di otak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan lilin aromaterapi berbahan minyak esensial lavender dan kenanga terhadap penurunan intensitas nyeri sedang pada pasien hipertensi tahap 1. Desain penelitian menggunakan pra-eksperimental dengan pendekatan one-group pre–post test design. Populasi penelitian meliputi pasien dengan nyeri sedang akibat hipertensi tahap 1. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan total 52 responden, yang dibagi secara proporsional ke dalam empat kelompok penelitian: kelompok kontrol, kelompok perlakuan 1, kelompok perlakuan 2, dan kelompok perlakuan 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, seluruh responden mengalami nyeri sedang, dan setelah pemberian lilin aromaterapi sebagian besar responden mengalami penurunan menjadi nyeri ringan. Uji independent test menunjukkan nilai ? = 0,007 (p < 0,05), sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh signifikan penggunaan lilin aromaterapi terhadap penurunan intensitas nyeri sedang. Penelitian ini menegaskan bahwa lilin aromaterapi lavender dan kenanga efektif sebagai terapi komplementer dalam meredakan nyeri pada pasien hipertensi. Kata Kunci: Hipertensi, Kenanga, Lavender, Lilin Aromaterapi, Nyeri
Copyrights © 2026