Stunting merupakan masalah gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang tidak mencukupi dalam jangka waktu lama akibat pemberian makanan yang tidak memenuhi kebutuhan nutrisi. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mengatasi masalah gizi kurang dan stunting melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader dalam melaksanakan Stimulasi Deteksi Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) di Kelurahan Entrop, Distrik Jayapura Selatan. Metode yang digunakan adalah pelatihan SDIDTK yang terdiri atas kegiatan penyuluhan, diskusi kelompok kecil, praktikum, dan simulasi. Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan mitra dari posyandu di Kelurahan Entrop yang dihadiri oleh 7 kader posyandu. Evaluasi dilakukan melalui penilaian kognitif dan psikomotor. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan kader posyandu sebelum penyuluhan berada pada kategori baik sebanyak 3 orang (43%) dan kategori kurang sebanyak 4 orang (57%). Setelah penyuluhan, seluruh kader memiliki tingkat pengetahuan dalam kategori baik, yaitu sebanyak 7 orang (100%). Kemampuan kader posyandu sebelum pelatihan berada pada kategori baik sebanyak 2 orang (28,57%) dan kategori kurang sebanyak 5 orang (71,43%). Setelah pelatihan, seluruh kader (100%) memiliki kemampuan yang baik dalam melaksanakan deteksi dini tumbuh kembang balita. Kesimpulannya, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam melaksanakan Stimulasi Deteksi Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) di Kelurahan Entrop, Distrik Jayapura Selatan.
Copyrights © 2026