Perilaku yang melanggar nilai dan norma seringkali mendapat stigma negatif dari masyarakat, namun ternyata stigma negatif itu tidak hanya tertuju pada pelaku, tetapi juga pada keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Stigma masyarakat terhadap keluarga siswa yang hamil di luar nikah di Desa Wasuponda Kabupaten Luwu Timur dan 2) Dampak bagi keluarga siswa yang hamil di luar nikah di Desa Wasuponda Kabupate Luwu Timur. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak sepuluh orang yang terdiri dari tujuh dari masyarakat umum dan tiga dari keluarga siswa yang dipilih melalui purposive sampling dengan kriteria informan yaitu masyarakat yang bertetangga dengan keluarga siswa yang hamil di luar nikah dan berdomisili di Desa Wasuponda Kabupaten Luwu Timur. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan member check analisis data yaitu kondensasi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Stigma masyarakat terhadap keluarga siswa yang hamil di luar nikah di Desa Wasuponda Kabupaten Luwu Timur yaitu: a) Stereotipe, b) Social relationship atau hubungan timbal balik, dan c) Tindak diskriminasi. 2) Dampak yang dirasakan keluarga siswa yang hamil di luar nikah di Desa Wasuponda Kabupaten Luwu Timur yakni a) dampak psikologis, seperti terpuruknya mental, rasa percaya diri, takut dan merasa malu, dan b) dampak sosial yakni kurangnya interaksi dengan masyarakat sekitar dan adanya sanksi sosial seperti dikucilkan serta dianggap remeh dalam lingkungan sekitar.
Copyrights © 2026