Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Project Based Learning (PjBL) terhadap keterampilan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPS kelas IV Sekolah Dasar. Penelitian menggunakan metode kuasi eksperimen dengan pendekatan kuantitatif dan desain Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi ditentukan melalui teknik cluster random sampling, dengan SDN Sudimara 2 Ciledug sebagai lokasi penelitian. Sampel ditetapkan melalui pengundian kelas, yaitu kelas IV-B (25 siswa) sebagai kelas eksperimen dan kelas IV-C (25 siswa) sebagai kelas kontrol, sehingga total sampel berjumlah 50 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes uraian sebanyak 10 soal, yang setelah uji validitas menjadi 8 soal berdasarkan indikator keterampilan berpikir kritis menurut Ennis. Tes diberikan dua kali, yaitu pretest dan posttest pada kedua kelas. Kelas eksperimen diberikan perlakuan menggunakan model PjBL, sedangkan kelas kontrol menggunakan model ekspositori. Setiap butir soal dinilai dengan skala 0–4. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata keterampilan berpikir kritis kelas eksperimen sebesar 85,42, sedangkan kelas kontrol sebesar 70,22. Nilai N-Gain sebesar 73,9 termasuk kategori cukup efektif. Hasil uji-t menunjukkan thitung 7,79 > ttabel 2,01 pada taraf signifikansi α = 0,05, sehingga terdapat pengaruh signifikan penerapan model PjBL terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Dengan demikian, model PjBL dinyatakan cukup efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis pada pembelajaran IPS kelas IV Sekolah Dasar.
Copyrights © 2026