Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan usaha kerajinan bambu dan mendeskripsikan pemasaran usaha kerajinan bambu di desa Batu Bini Kecamatan Padang Batung Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Bambu diketahui sebagai tumbuhan yang berumpun, berakar serabut yang batangnya bulat berongga, beruas, keras, dan tinggi, digunakan sebagai bahan bangunan, perabot rumah tangga dan kerajinan anyaman bambu. Usaha kerajinan bambu di Desa Batu Bini Kecamatan Padang Batung Kabupaten Hulu Sungai Selatan yang diprakarsai oleh ibu Normila selaku ketua pengrajin bambu di Desa Batu Bini sejak dibentuk tahun 2019 hingga sekarang. Metode penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Objek penelitian ini adalah anggota pengrajin bambu di Desa Batu Bini RT 03 RW 02. Dengan rincian responden dari anggota pengrajin bambu Desa Batu Bini berjumlah 30 orang yang terdiri dari 28 perempuan dan 2 orang laki-laki. Penentuan subjek atau responden yang dipilih mengacu pada persyaratan bahwa orang tersebut terlibat serta memiliki pengetahuan dan pengalaman dalam pengelolaan kerajinan bambu. Metode yang dilakukan pada penelitian ini ialah metode kualitatif. Berdasarkan hasil analisis usaha kerajinan bambu di Desa Batu Bini bahwa Desa Batu Bini memiliki sumbardaya alam sangat berpotensi di bagian tanaman bambunya. Produk hasil kerajinan bambu Desa Batu Bini ada Butah, Kipas, Lanjung, Bakul, Tempat Tissue, Tempat Barang, Tempat Alat Tulis, Tempat Make Up, Toples, Tas Kecil, Keranjang, Tempat Botol. Kisaran harga produk kerajinan bambu dari 15ribu–200ribuan. Sistem pemasaran yang dipakai para pengrajin bambu adalah menjual dengan secara langsung dan secara online ke konsumen, adapun juga dijual ke pembakul lalu dipasarkan ke luar(pasar).
Copyrights © 2026