ABSTRACT. Mining activities can lead to changes in the environment, including physical, chemical, and biological changes. To address issues related to marginal land, soil engineering efforts are needed, such as the addition of biofertilizers. One alternative in soil engineering is to provide mycorrhizal biofertilizers, which involve a symbiotic association between plant root systems and fungi. The objective of this research is to analyze the influence of mycorrhizae on Alstonia scholaris seedlings in reclaimed coal mining soil and to determine the optimal mycorrhizal dosage for the growth and yield of Alstonia scholaris seedlings. The experimental design employed a completely randomized design (CRD) with five treatments and ten replications, resulting in 50 experimental units. The results of the study show that the percentage of Alstonia scholaris seedling survival was 100%. The application of mycorrhizae to Alstonia scholaris seedlings had a highly significant effect on height, leaf count, and stem diameter growth. The application of mycorrhizae at a dosage of 10 grams yielded the best response in terms of height growth (14,8 cm), leaf count increase (9,9 leaves), and stem diameter growth (3,03 mm) of Alstonia scholaris seedlings.Keywords: Mycorrhiza; Coal mining land; Alstonia scholarisABSTRAK. Pertambangan yang dilakukan dapat menimbulkan perubahan pada lingkungan seperti perubahan fisik, kimiawi, dan biologi. Untuk mengatasi permasalahan lahan marginal, perlu ada upaya rekayasa tanah, misalnya dengan penambahan pupuk hayati. Alternatif dalam pengupayaan rekayasa tanah salah satunya yaitu dengan memberikan pupuk hayati mikoriza yang merupakan asosiasi simbiotik antara system perakaran tanaman dengan jamur. Tujuan penelitian yaitu menganalisis pengaruh mikoriza terhadap bibit pulai (Alstonia scholaris) pada media tanah bekas tambang batubara, menganalisis dosis mikoriza yang memberikan pertumbuhan dan hasil terbaik pada bibit pulai. Rancangan percobaan yang digunakan yaitu Rancangan Acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dengan 10 ulangan, sehingga terdapat 50 unit percobaan. Hasil penelitian yang dilakukan yaitu persentase hidup bibit pulai (Alstonia scholaris) menunjukkan hasil 100%, pemberian mikoriza pada bibit pulai (Alstonia scholaris) memberikan pengaruh yang sangat nyata pada pertambahan tinggi, pertambahan jumlah daun dan pertambahan diameter batang. Pemberian mikoriza dengan dosis 10 gram memberikan respon terbaik terhadap pertambahan tinggi bibit pulai (Alstonia scholaris) sebesar 14,8 cm, pertambahan jumlah daun 9,9 helai dan pertambahan diameter batang 3,03 mm.Kata kunci: Mikoriza; Tanah tambang batubara; Alstonia scholaris
Copyrights © 2026