Pendidikan sains terutama dalam bidang kimia, menghadapi tantangan signifikan dalam memastikan pemahaman konseptual siswa serta kemampuan mereka menerapkan pengetahuan secara praktis. Kesulitan ini diperburuk oleh kurangnya metode pembelajaran yang dapat menarik minat siswa dan memungkinkan mereka untuk aktif dalam proses pembelajaran. Oleh sebab itu, dalam pembelajaran kimia perlu dikembangkan keterampilan proses sains siswa guna memperoleh pengetahuan, pengembangan keterampilan, dan sikap. Metode Inquiry-Based Learning (IBL) hadir sebagai pendekatan pedagogis yang dinilai mampu menjawab semua tantangan yang ada. Penelitian ini berbasis literatur review untuk mengevaluasi penelitian yang membahas tentang implementasi metode pembelajaran Inquiry-Based Learning (IBL) dalam konteks praktikum Green Chemistry serta bagaimana pengaruhnya terhadap keterampilan proses sains siswa. Penelitian ini dilakukan terhadap 10 artikel. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan 10 artikel yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa integrasi pendekatan Inquiry-Based Learning (IBL) dalam pelaksanaan praktikum Green Chemistry memiliki potensi besar dalam mendorong terwujudnya pendidikan sains yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026