Musawa : Jurnal Studi Gender dan Islam
Vol. 24 No. 2 (2025): Vol. 24 No. 2 (2025)

The Role Of Women's Agency For Religious Moderation In Betang Culture

Rohinah (Unknown)
Maemonah (Unknown)



Article Info

Publish Date
22 Oct 2025

Abstract

Artikel ini mengeksplorasi peran agensi perempuan dalam proses moderasi beragama dalam budaya Betang di Kalimantan Tengah, Indonesia. Studi menggunakan metode studi kasus kualitatif dengan delapan keluarga Betang sebagai subjek penelitian. Temuan utama menunjukkan bahwa perempuan memainkan peran penting dalam mendukung toleransi dan harmoni dalam masyarakat Betang, terutama melalui pendidikan dan praktek sehari-hari. Dalam membentuk karakter dan sikap anak-anak, perempuan membantu mereka memahami pentingnya hidup dalam harmoni tanpa memandang perbedaan agama. Selain itu, penelitian ini menyoroti bagaimana perempuan Betang memanfaatkan agensi mereka untuk melawan struktur sosial dan norma budaya yang patriarkal. Dengan demikian, penelitian ini memberikan wawasan penting tentang interaksi antara agensi perempuan dan moderasi beragama dalam konteks budaya Betang.   Keywords : Agensi perempuan, Moderasi beragama, Budaya Betang.   [The article explores the role of women’s agency in promoting religious moderation within the Betang culture of Central Kalimantan, Indonesia. Using a qualitative case study approach involving eight Betang families as research participants, the study reveals that women play a crucial role in fostering tolerance and social harmony within Betang communities, particularly through education and daily practices. In shaping children’s character and attitudes, women help them internalize the importance of living harmoniously regardless of religious differences. Furthermore, the study highlights how Betang women exercise their agency to challenge social structures and patriarchal cultural norms. Overall, the research provides valuable insights into the interplay between women’s agency and religious moderation in the unique socio-cultural context of Betang society.   Keywords: Women's agency, Religious moderation, Betang culture.]

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

MUSAWA

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Education Social Sciences

Description

Musãwa Journal of Gender and Islamic Studies was first published in March 2002 by PSW (Pusat Studi Wanita) Sunan Kalijaga Yogyakarta under contribution with the Royal Danish Embassy Jakarta. In 2008, published twice a year in collaboration with TAF (The Asia Foundation), namely January and July. ...