Sari Pediatri
Vol 27, No 5 (2026)

Status Gizi Anak Usia 0 Bulan – 5 Tahun dengan Penyakit Jantung Bawaan Sianotik dan Asianotik di Rumah Sakit Hermina Bogor

Weningtyas, Ahadiani (Unknown)
Faranita, Tri (Unknown)
Chairani, Aulia (Unknown)
Nugrohowati, Nunuk (Unknown)
Satriani, Liku (Unknown)



Article Info

Publish Date
27 Feb 2026

Abstract

Latar belakang. Penyakit Jantung Bawaan (PJB) adalah jenis penyakit bawaan paling sering terjadi dengan prevalensi 1% dari seluruh kelahiran hidup. Angka kelahiran anak di Kota Bogor cukup tinggi, tetapi belum terdapat data PJB yang terpublikasi. Malnutrisi lebih umum terjadi pada pasien PJB, yang dapat memengaruhi morbiditas dan mortalitas.Tujuan. Menilai hubungan penyakit jantung bawaan sianotik dan asianotik dengan status gizi anak pada usia 0 bulan – 5 tahun di Rumah Sakit Hermina BogorMetode. Subjek penelitian ini berupa anak usia 0 bulan – 5 tahun, bersifat analitik observasional dengan teknik potong-lintang yang dilakukan di Rumah Sakit Hermina Bogor pada Juni-November 2023. Analisis statistik menggunakan uji Chi-square. Hasil. Dari 245 pasien yang mendertita PJB, terdapat 62 pasien yang kriteria penelitian terdiri dari 31 pasien PJB sianotik dan 31 pasien PJB asianotik. Terdapat 8 pasien (25,8%) dari PJB Sianotik dan 20 pasien (64,5%) dari PJB Asianotik mengalami malnutrisi. Terdapat hubungan antara penyakit jantung bawaan dengan status gizi (p=0.009) dengan OR 2,5 dan IK 95%.Kesimpulan. Penyakit jantung bawaan sianotik dan asianotik sangat terkait dengan status gizi pada anak usia 0 bulan – 5 tahun di Rumah Sakit Hermina Bogor.

Copyrights © 2026